WebLibrary Sport 5 Pemain yang Berjaya di Derby Madrid

5 Pemain yang Berjaya di Derby Madrid

5 Pemain yang Berjaya di Derby Madrid

5 Pemain yang Berjaya di Derby Madrid

Weblibrary.biz, Jakarta- Derby Madrid akan balik terhidang pada Senin (5/2/2024) pagi hari WIB. Real Madrid akan melayani Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada minggu ke-23 LaLiga. Ini jadi tatap muka ke-4 pada musim 2023/2024.

Ya, Derby Madrid cukup umum terjadi pada musim 2023/2024 ini. Pasalnya Los Blancos dan Atletico Madrid berjumpa di Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Dari 3 tatap muka pada musim ini, Atletico unggul dengan 2 kali kemenangan.

Yang terkini, Atletico menaklukkan Real Madrid 4-2 di gelaran Copa del Rey melalui waktu perpanjangan pada 19 Januari 2024. Sejumlah hari kemarin Real Madrid yang menang melalui waktu perpanjangan 5-3 di Piala Super Spanyol.

Adapun tatap muka pertama di LaLiga 2023/2024 dimenang Atletico 3-1 di kandang sendiri. Waktu itu striker binaan Real Madrid Alvaro Morata sebagai bintang lapangan dengan membuat 2 gol.

Selainnya Morata, sebetulnya beberapa pemain yang dulu pernah berjaya di Derby Madrid pada beberapa dasawarsa paling akhir. Siapa pun mereka? Baca di halaman seterusnya:

Raul (Real Madrid, 1994-2010)

Raul barangkali sempat ada di sekolah tinggi Atletico Madrid saat tetap kecil, tetapi Raul melewati ibukota saat remaja dan, sesudah menuntaskan pendidikan sepak bolanya di Real Madrid, menghantui bekas teamnya dalam derby lebih dari satu 1/2 dasawarsa.

Sampai Cristiano Ronaldo tiba dan tingkatkan rekor golnya dalam laga itu jadi 22 kali, Raul ialah pembuat gol paling banyak dalam derby itu bersama Ferenc Puskás yang legendaris dengan 11 gol. Satu derby dari musim 1996/97 bahkan juga dinamakan menurut namanya.

Itu dikasih cap ‘La Noche de Raul’ – ‘Malam Raul’, dengan bahasa Inggris – sesudah ia cetak 2 gol dan memberi dua assist dalam kemenangan 4-1.

Paulo Futre (Atletico Madrid, 1987-1993 dan 1997-1998)
Diambil di tahun 1987, runner-up Ballon d’Or ini jadi legenda Atletico. Derby ini ibarat keluarkan segi terbaik.

Tidak cuma cetak gol dalam Derby Madrid pertama kalinya dalam kemenangan 4-0 di Santiago Bernabéu, dia cetak gol dalam kemenangan 2-0 atas Los Blancos di final Copa del Rey 1992 sekalian kenakan ban kapten.

Miranda (Atletico Madrid, 2011-2015)

Atletico Madrid tidak memenangi satu juga derby di antara tahun 1999 dan 2013. Los Colchoneros mainkan 25 laga tanpa menaklukkan tetangganya saat sebelum singkirkan setan mereka di final Copa del Rey 2013, yang diselenggarakan di Santiago Bernabéu.

Di waktu perpanjangan, dengan score seimbang 1-1, bek tengah Atleti Miranda cetak gol pahlawan kemenangan langsung jadi legenda derby ibukota.

Miranda mempersembahkan gol itu untuk putranya, yang menurut dia tidak kembali diejek di sekolah mengenai kekeringan sepanjang 14 tahun.

Sergio Ramos (Real Madrid, 2005-2021)

Bek tengah pembuat gol yang lain ialah Sergio Ramos. Ia memutus hati Atleti di Lisbon dan di Milan pada final Liga Champions yang di ikuti team-team ini di tahun 2014 dan 2016. Pada laga pertama, Ramos menyamai posisi pada periode tambahan waktu dengan tandukan untuk memaksakan waktu perpanjangan, kemudian Los Blancos berlari. keluar sebagai juara 4-1.

2 tahun selanjutnya, Ramos buka score dalam laga yang dimenangi Real Madrid lewat beradu penalti… di mana ia cetak gol. Di final paling akhir di antara ke-2 nya, Piala Super Spanyol 2019/20, dia cetak lagi gol pemasti dalam beradu penalti untuk memberi titel juara untuk Real Madrid.

slot online  terbaik indonesia hanya di Mgo777

Koke (Atletico Madrid, 2011-sekarang)

Koke, kapten Atletico Madrid sekarang ini, sudah memberi kontributor besar pada laga ini sepanjang tahun. Ia sudah main di 39 Derby Madrid secara keseluruhan, menang 12 kali, seri 12 kali dan kalah 15 kali, dan ia sudah cetak 2 gol dan membuat tujuh assist.

Kenyataannya, Koke memberi assist dalam Derby Madrid pertama kalinya di tahun 2011, hingga dia sering jadi kontribusi khusus waktu hadapi Real Madrid. Dua golnya di Derby Madrid sama signifikan.

Satu diantaranya terjadi pada laga LaLiga pada musim 2013/14, yang membuat teamnya bermain seri 2-2 sebagai kunci untuk memenangi kejuaraan tahun tersebut. Yang lain datang di waktu perpanjangan Piala Super UEFA 2018, untuk menolong Atleti menang 4-2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post